BREAKING NEWS :
Loading...

Google Doodle American Zoologist Dian Fossey (Biografi)

Google Doodle American Zoologist Dian Fossey (Biografi)

Untuk merayakan ulang tahun tokoh terkenal dari Amerika yaitu Dian Fossey yang ke-82 (Google Doodle Dian Fossey's 82nd birthday) atau American Zoologist Dian Fossey, Google kembali mengeluarkan Doodle nya di halaman muka pencarian.

Doodle ini memperliharkan beberapa gorila dan Dian Fossey yang sedang mencatat/menulis. Dian Fossey adalah seorang tokoh zoologist dari Amerika yang melakukan studi komprehensif terhadap kelompok gorila elama periode 18 tahun, dan beliau mempelajarinya di hutan pegunungan Rwanda.

Berdasarkan Dian Fossey Gorilla Fund International, yang didedikasikan untuk konservasi dan perlindungan gorila, minat awal Dian Fossey dalam hewan dan impian masa kecilnya adalah untuk menjadi seorang dokter hewan hingga membawanya ke San Jose State College. Sementara di perguruan tinggi dia mempelajari tentang terapi okupasi dan kecintanya terhadap hewan tidak pernah goyah, pada saat yang sama kemudian dia menjadi semakin tertarik di Afrika.

Pada tahun 1963 saat libur selama enam minggu di Afrika Fossey bertemu dengan Dr Louis Leakey yang membicarakan tentang perlunya penelitian terhadap kera yang besar. Di bawah arahan Leakey kemudian Fossey setuju untuk melakukan studi lapangan dalam jangka panjang dari gorila gunung dan pada tahun 1983 juga, Fossey mempublish Gorillas in the Mist, tinggal, hidup dan bekerja di Karisoke.

Pada tahun 1966 Fossey menerima dukungan dan dana dari National Geographic Society dan the Wilkie Brothers' Foundation untuk program penelitiannya di Kongo (kemudian Zaire). Karena pergolakan politik yang intens dan pemberontakan di Zaire maka Fossey berpindah ke Rwanda. Pada tahun 1967 dia mendirikan Pusat Penelitian Karisoke di Rwanda Parc National des Volcans yang berada diantara dua gunung berapi: Mt.Karisimbi dan Mt.Visoke.

Google Doodle American Zoologist Dian Fossey (Biografi)

Selama bertahun-tahun Fossey melakukan penelitian darinya base camp di pegunungan yang terletak sekitar 10.000 kaki di atas permukaan laut. Pengamatan intens Fossey dan studi gorila gunung selama ribuan jam membawa informasi baru bagi komunitas ilmiah.


Pada tahun 1983 Fossey menerbitkan buku dan juga film yang berjudul Gorillas in the Mist hidup dan bekerja di Karisoke. Buku tersebut menjadi best seller Internasional dan sebuah film berdasarkan buku ini dirilis pada tahun 1988 yaitu film yang dibintangi oleh Sigourney Weaver yang berperan sebagai Dian Fossey hingga mencapai kesuksesan, kepopuleran yang besar dan membantu menarik dukungan publik terhadap pekerjaan Fossey.

Fossey meninggal dunia pada tahun 1985 di kamarnya Karisoke. Nama Digit Fund berubah setelah kematiannya menjadi Dian Fossey Gorilla Fund International. Di tahun-tahun berikutnya warisannya telah berkembang melalui program-program Fossey Fund's yang didedikasikan untuk konservasi juga perlindungan gorila dan habitatnya di Afrika.

Dian Fossey Gorilla Fund International didirikan pada tahun 1978 yang berkomitmen untuk konservasi dan perlindungan gorila dan habitatnya di Afrika. Penyelamatan organisasi, rehabilitasi, pelacakan dan inisiatif patroli anti perburuan membantu memastikan kelangsungan hidup gorila.

The Fossey Fund juga bekerja sama dengan organisasi Internasional lainnya untuk mempromosikan penelitian tentang gorila dan memberikan pendidikan tentang relevansinya dengan dunia tempat kita hidup. (wikipedia)
Biodata American Zoologist Dian Fossey
  • Lahir: 16 Januari 1932
  • Tempat Lahir: San Francisco, California, USA
  • Meninggal: 26 Desember 1985 (umur53th) di Volcanoes National Park, Rwanda
  • Kewarganegaraan: Amerika Serikat
  • Fields: Etologi, primatologi
  • Institutions: Karisoke Research Center, Cornell University
  • Almamater: San Jose State University (B.A.,Occupational therapy,1954)
  • University of Cambridge ( Ph.D., Zoologi, 1974)
  • Dikenal Untuk: Study and conservation of the mountain gorilla
  • Pengaruh Jane Goodall, Louis Leakey, George Schaller
  • Influences Jane Goodall, Louis Leakey, George Schaller

Subscribe to receive free email updates: