BREAKING NEWS :
Loading...

Inilah Penyakit Akibat Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula

Inilah Penyakit Akibat Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula



Inilah Penyakit Akibat Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang berlebihan tidak dianjurkan oleh kesehatan karena bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Begitu juga dalam kita mengkonsumsi gula yang berlebihan akan berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh. Yang manis-manis itu memang enak dan nikmat hingga kadang manusia susah untuk mengontrolnya. Hanya diri sendiri yang bisa mengetahui dengan lebih jelas tentang kesehatan tubuh, dan sebaiknya pencegahan preventif harus kita lakukan. Di bawah ini adalah beberapa penyakit akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula:

Kesehatan Sex (Sexual Health)

Karena jumlah gula yang tinggi dalam diet dapat mempengaruhi aliran darah, konsumsi gula berlebihan juga terkait dengan disfungsi ereksi pada pria. Sebuah studi dari The Johns Hopkins University School of Medicine (2005) menemukan bahwa sebuah zat gula tertentu akan mengganggu rantai peristiwa yang diperlukan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi. Gula darah, O-GlcNAc, dapat menyebabkan hadirnya penyakit diabetes dan bisa mengganggu enzim yang bertanggung jawab untuk ereksi yang sukses (News Medical reported).

Sebuah studi yang dijalankan tahun 2007 juga menemukan bahwa mengkonsumsi terlalu banyak fruktosa dan glukosa (fructose dan glucose) bisa mematikan gen yang mengatur kadar hormon testosterone seks aktif dan estrogen, yaitu dua hormon seks penting dari manusia.

Sendi (Joints)

Arthritis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis nyeri sendi dan peradangan. Menurut sebuah hasil studi tahun 2002 yang dikeluarkan oleh American Journal of Clinical Nutrition, kadar pemrosesan gula dapat meningkatkan peradangan yang menyebabkan nyeri pada sendi. Untuk alasan ini, mereka yang menderita arthritis kronis disarankan agar mengkonsumsi gula pada kadar yang rendah, dan individu dari berbagai variasi kesehatan akan mendapatkan keuntungan dari diet rendah gula.

Kulit (Skin)

Dr. Nicholas Perricone adalah dokter ahli kulit dan ahli gizi, menyatakan kepada The Huffington Post bahwa konsumsi jumlah gula yang besar bisa mengakibatkan rentetan peradangan di seluruh tubuh. Sama seperti peradangan yang disebabkan oleh gula juga dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan yang sama ini bisa merusak kolagen (collagen) dan elastin pada kulit kita.

Hasil buruknya adalah percepatan proses penuaan, peningkatkan kulit menjadi cepat kendur dan keriput. Mereka yang mengkonsumsi gula pada level tinggi juga lebih mungkin untuk mengembangkan resistensi insulin, hal itu dapat menyebabkan pertumbuhan rambut berlebihan dan bisa mengakibatkan bercak gelap yang akan muncul di leher dan lipatan tubuh.

Hati (Liver)

Hati tidak kebal terhadap efek: akibat mengkonsumsi gula yang berlebihan. Diet gula yang tinggi menyebabkan timbulnya lemak di hati, dan dalam beberapa kasus hal itu akan menyebabkan hati menjadi meradang. Jika tidak diobati, pada akhirnya akan memiliki efek sama terhadap hati seperti efek dalam mengkonsumsi alkohol berlebihan, yang bisa mengarah pada pembentukan jaringan parut (scar tissue), kondisi itu dikenal sebagai cirrhosis (sirosis).

Penyebab paling umum dari sirosis hati (liver cirrhosis) adalah alkohol, dan setelah itu penyakit hati berlemak (fatty liver disease) dari diet yang buruk.

Said: Dr. Aseem Malhotra, seorang ahli jantung London dan anggota Academy of Medical Royal Colleges obesity to: The Daily Mail (credit).

Subscribe to receive free email updates: