BREAKING NEWS :
Loading...

Khasiat Singkong Sebagai Anti Kanker Dalam Tubuh

Khasiat Singkong Sebagai Anti Kanker Dalam Tubuh


Khasiat Singkong Sebagai Anti Kanker Dalam Tubuh

Singkong atau ubi kayu sudah tidak asing bagi kita orang desa (petani), merupakan makanan sehari-hari, dan mudah untuk didapatkan. Saat ini, berdasarkan penelitian yang dijalankan oleh ahli kesehatan menunjukkan bahwa khasiat singkong berpotensi sebagai anti kanker dan juga sebagai infertilitas pengobatan (infertility treatment).

Singkong atau kata lainnya adalah ubi kayu, juga dikenal dengan nama ilmiah: Mahinot esculenta, adalah tanaman yang aslinya berasal dari Amerika Selatan dari jenis tanaman spurge family.

Hasil Study terbaru juga menunjukkan bahwa singkong sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Daun singkong yang masih muda juga kaya akan protein, lisin (lysine) dan beta-karotena, sementara buah singkong penuh dengan kandungan kalsium dan vitamin C.

Dengan mengkonsumsi singkong atau daunnya secara teratur, maka akan meningkatkan kekuatan dan ketahanan tulang. Para ilmuwan juga telah menemukan bahwa tanaman singkong ini dapat digunakan sebagai obat untuk infertilitas, obat sakit kepala dan arthritis. Lankacnews.com juga melaporkan tentang beberapa hasil penelitian yang menunjukkan tentang tanaman ini yang bisa digunakan untuk pengobatan tumor.


Khasiat Singkong Sebagai Anti Kanker Dalam Tubuh

Selanjutnya telah ditemukan: tapioka, ekstrak singkong menjadi sangat fleksibel dan berguna untuk berbagai pengobatan dalam kesehatan seperti: mencegah diabetes, cacat lahir, meningkatkan sirkulasi dan jumlah sel darah merah, menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, menurunkan kolesterol, melindungi kepadatan mineral tulang, meningkatkan pencernaan, mencegah penyakit Alzheimer, melindungi kesehatan jantung dan membantu keseimbangan berat badan

Beberapa orang percaya bahwa tapioka dapat membantu menyembuhkan gangguan kandung kemih, usus besar dan kanker prostat.

Aturan dalam mengkonsumsi singkong

Singkong mengandung sejumlah kecil sianida yang perlu dihilangkan, jadi dalam mengkonsumsi harus dimasak terlebih dahulu. Di balik kandungan vitamin B17 yang terdapat dalam singkong, terdapat juga khasiat sebagai sifat anti-kanker yang kuat. 

Karena mengetahui hal tersebut, maka Dr. Cynthia Jayasuriya, seorang ahli bedah telinga, hidung dan tenggorokan (THT) mulai menyelidiki makanan yang tinggi vitamin ini, dan ketika dia didiagnosis punya sel kanker, maka dia berjuang dengan penyakitnya selama hampir satu dekade. Ketika dia memutuskan untuk mencoba terapi alami, maka dia membaca tentang khasiat singkong di WorldWithoutCancer.org.


Khasiat Singkong Sebagai Anti Kanker Dalam Tubuh


Dr. Jayasuriya mendapatkan bahwa singkong kaya dengan vitamin, dan dia mulai mengkonsumsinya selama sebulan. Dia makan atau mengkonsumsi singkong dengan jumlah total 100 gram, tiga kali sehari, pagi, sore dan malam hari. Setelah satu bulan, dia melakukan cystoscopy yang mengungkapkan bahwa dalam dirinya tidak ada tanda-tanda kanker lagi.

Setelah kita mengkonsumsi atau makan singkong, dan singkong masuk dalam tubuh, maka vitamin B17 akan bercampur dengan Rhodanese, yaitu enzim yang memecah vitamin menjadi three Sugars (Gula yang terjadi secara alami menjadi karbohidrat, dan merupakan jenis yang paling sederhana dari karbohidrat). 

Sel kanker merupakan sel yang belum matang dan memiliki enzim berbeda, beta-glukosidase (beta-glucosidase), yang memecah vitamin B17 menjadi glukosa, benzaldehida (benzaldehyde) dan asam hidrosianik (hydrocyanic). Asam (acid) tersebut bertindak sebaga LTTE kapsul sianida yang efektif membunuh sel kanker.

Jika vitamin digabungkan dengan enzim sel kanker, hal itu akan membuang untuk 1 gula, 1 benzaldehida dan 1 asam hidrosianat, yang berarti bisa membunuh sel kanker secara lokal. Itulah khasiat singkong atau dalam bahasa jawa kita sebut JENDAL.

SOURCE

Subscribe to receive free email updates: