BREAKING NEWS :
Loading...

Barang Yang Tidak Boleh Dibawa Dalam Penerbangan

Barang Yang Tidak Boleh Dibawa Dalam Penerbangan


Barang Yang Tidak Boleh Dibawa Dalam Penerbangan

Saat ini aku berada di Johor Malaysia dan kalau aku ingin pulang ke kampungku Yogyakarta, Indonesia bandara yang paling dekat adalah Changi Singapura. Pesawat Air Asia jurusan Senai-Yogyakarta saat ini sudah ditiadakan, kalau pulang via Bandara LCCT Kuala Lumpur terlalu jauh jaraknya dari Johor Bahru.

Aku pikir item atau barang yang tidak boleh dibawa saat menaiki pesawat juga berlaku di negara selain Singapore (Singapura). Jadi aku menulis entri ini dengan maksud untuk mengingatkan diriku sendiri, juga untuk Anda supaya berjaga-jaga saat ingin nge-trip tentang barang-barang yang akan dibawa.

Next atau yang akan datang aku akan mudik lewat Singapore, dan baru saja aku membaca berita dari media CNA Singapore tentang barang-barang yang tidak boleh dibawa saat ingin mengadakan trip atau perjalanan ke luar negeri (dengan menaiki pesawat) seperti pernyataannya di bawah ini:

The Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) akan meningkatkan upaya untuk meningkatkan kesadaran di kalangan wisatawan tentang item yang dilarang untuk dibawa dalam penerbangan, tentang apa yang harus disiapkan saat check-in, dan apa yang tidak diperbolehkan untuk dibawa di bag tangan untuk masuk ke pesawat.


Barang Yang Tidak Boleh Dibawa Dalam Penerbangan


Dinyatakan pada hari Minggu (6 November) bahwa brosur atau selebaran akan dikirim ke 1,3 juta rumah-rumah penduduk Singapura bulan ini. Brosur: Pack It Right For Your Flight tersebut ditulis dalam empat bahasa, juga merupakan kampanye yang diluncurkan pada tahun 2015.

Tahun ini CAAS juga menyebarkan selebaran tersebut kepada pengunjung asing melalui hotel-hotel yang berpartisipasi.

Menurut statistik dari Changi Airport Group (CAG), barang-barang yang akan disita saat pemeriksaan keamanan adalah pepper spray (serbuk merica), scissors (gunting), bottled drinks (botol minuman), dan food with gravy or soup (makanan yang ber-soup dan ber-saus).

Sebanyak 113 hoverboards dan skuter listrik (electric scooters) yang ada di bagasi juga terdeteksi sejak Bulan Januari sampai September tahun ini. Perangkat transportasi pribadi yang berisi baterai lithium, seperti hoverboards dan segways, juga dilarang untuk beberapa maskapai (kata CAAS di situsnya).

Jadi kesimpulannya adalah bahwa saat kita ingin terbang atau menaiki pesawat, maka jangan membawa barang-barang larangan seperti yang disebutkan diatas. Akibatnya kalau membawa item terlarang adalah barang tersebut akan disita oleh petugas saat terdeteksi dalam pemeriksaan.

Subscribe to receive free email updates: