BREAKING NEWS :
Loading...

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Artikel tulisanku menjelang PEMILU Tahun 2014. Ide-ideku ada di tulisan ini dan banyak yang sudah menjadi nyata/terlaksana setelah Bpk Ir. H Joko Widodo menjadi Presiden Indonesia (Rakyat kecil bebas bersuara).

Disaat kebanyakan orang membicarakan tentang prestasi atau masa lalu calon-calon Presiden dan wakil Presiden kita yang lengkap, mending aku menulis tentang harapan Indonesia untuk ke depan "Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia.’’ Prestasi, pencapaian bapak Jokowi (atau calon Presiden yang satunya), kebanyakan orang sudah tahu karena beritanya tiap hari marak ada di media (dari situlah masyarakat Indonesia dan dunia menilai) bisa dilihat dan dibaca dimana-mana, jadi tidak perlu aku sebutkan satu-persatu disini.

Yang namanya memilih/pilihan memang tidak boleh dipaksakan walaupun dipengaruhi, diyakinkan dengan cara apapun pendiriannya tetap tidak akan goyah (kalau tidak goyah karena alasan yang positif aku kira itu wajar, tapi kalau karena kepentingan tertentu itu yang tidak wajar). Ada juga yang sudah apatis karena ketidak percayaan terhadap pemimpin-pemimpin Indonesia sebelumnya. Bagaimana untuk Pemilu di tahun 2014 ini? Ingat masa depan Indonesia terletak di tangan Anda, ada di tangan kita semua rakyat Indonesia.

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

PEMILU di tahun 2014 ini tidak seperti Pemilu sebelumnya, kenapa? mungkin karena Pemilu sebelumnya sosial media yang terkenal baru Friendster, FB, mungkin karena dulu teknologi belum semaju sekarang. Apalagi setelah ada Capres yang berpotensi yaitu Bapak Joko Widodo, mereka semakin antusias. Yang jelas dan alasan umumnya adalah karena mengharapkan Indonesia akan menjadi lebih baik, Indonesia baru.

Banyak orang yang mencaci maki Bapak Joko Widodo, tetapi beliau pasti tidak terpengaruh sama sekali. Cacian, fitnah yang sering terlihat, terdengar bahwa beliau dikatakan bloon, orang kampung, ndeso, dan blusukan (banyak orang yang mencaci maki tentang kata blusukan ini, bahkan menggunakan meme dan kata-kata yang kurang pantas) tapi dunia berkata lain, disaat bangsanya sendiri banyak yang sibuk mencaci maki dan memfitnah beliau, dunia memujinya karena berbagai prestasi yang dimiliki Jokowi, terlihat nyata, yang dinyatakan oleh media luar seperti FORTUNE, GLOBAL ASIA, The Economist, New Strait Times, BBC, TIME, juga penghargaan-penghargaan lainnya.

Harapan Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia

Bidang Pendidikan Kualitas Tenaga Kerja Dan Lapangan Pekerjaan

Bpk Jokowi lebih banyak berbicara berdasarkan fakta daripada ucapan, beliau mempunyai visi-misi yang bisa meyakinkan hati rakyat karena pencapaian-pencapaiannya. Apabila Jokowi menjadi Presiden yang aku harapkan beliau bisa benar-benar memprioritaskan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memajukan bangsa. Pendidikan itu penting karena bisa meninggatkan mutu atau kualitsas SDM yang mampu untuk memunuhi tuntutan kebutuhan dalam pembangunan.

Ngeri juga kalau melihat pungutan biaya didik yang mahal, untuk mereka yang mampu tentu tidak masalah. Pendidikan gratis untuk masyarakat yang kurang mampu! Kualitas tenaga kerja dan juga SDM salah satunya juga dipengaruhi oleh faktor pendidikan. Pendidikan yang rendah akan menyebabkan kualitas tenaga kerja menjadi rendah. Menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan di seluruh Indonesia agar tidak banyak SDM pergi bekerja ke Luar Negeri.

SDM Indonesia banyak yang pintar, berpotensi dan Aku harap agar mereka dimanfaatkan, dihargai dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan pada bidangnya masing-masing (dengan cara agar pemerintah memberi kemudahan lapangan pekerjaan agar tidak terjadi banyak pengangguran).

Tentang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI

Banyak kasus TKI misalnya kasus penganiayaan, TKI ilegal di Malaysia, Arab, TKI yang tidak disiplin, TKI yang tidak kuat mental (yang akhirnya kabur dan menjadi ilegal). Menjadi TKI kebanyakan bagi mereka adalah bukan suatu keinginan yang sebenarnya tapi karena tuntutan biaya hidup, karena mencari pekerjaan di Indonesia susah.

….selama ini pemerintah mengabaikan kepentingan para TKI. Padahal, hasil devisa yang bisa diberikan sekitar Rp 100 triliun per tahun…..uang itu kemana larinya?
Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Pada debat Capres yang ke-3 dinyatakan oleh Bapak Jokowi kalau programnya juga akan meningkatkan mutu TKI sebelum bekerja ke Luar Negeri. Aku harap disamping calon TKI diberikan kursus skill (ketrampilan), juga harus diajari tata krama, didikan mental, misalnya tata krama saat berada di bandara, tata krama saat berada di negara tujuan, dll maksudnya untuk menjaga nana baik Indonesia di Luar Negeri, juga untuk menghindari kasus-kasus yang tidak diinginkan, sebab kalau terjadi banyak kasus TKW, TKI, nantinya pemerintah juga yang susah.

Masih banyak TKI ilegal di Malaysia, aku tidak menyalahkan mereka karena mereka sanggup menjadi TKI ilegal hanya karena ingin menghidupi keluarganya di Indonesia. Mereka juga pahlawan devisa, dengan hubungan diplomatik yang bagus antara Indonesia dan Malaysia (juga negara lain tujuan TKI), aku harap agar pemerintah memberi kemudahan calon TKI yang ingin bekerja di Malaysia, atau ke Negara lainnya, agar tidak ada lagi yang namanya TKI ilegal, aku berharap pemerintah kedepan akan lebih banyak memperhatikan ribuan TKI ilegal di Malaysia, misalnya dengan cara memberi kemudahan dalam membuat permit kerja, mengurus visa.

Program E-Government (Electronics Government)

Program e-Gov pentingkah? berhubung sekarang ini sistim internet sudah semakin maju, harusnya sistim pemerintahan online juga dijalankan, ditingkatkan secara menyeluruh sampai pedesaan, mungkin sudah banyak sistim online yang berhubungan dengan urusan rakyat dan pemerintah yang dijalankan di Indonesia tapi belum maksimal dibandingkan negara berkembang lainnya. Ini juga memberi kesempatan yang bagus untuk SDM Indonesia yang berpotensi dalam bidang IT.

Aku berharap agar pemerintah memberi kemudahan koneksi internet yang merata sampai ke desa di seluruh Indonesia. Koneksi internet di Indonesia masih jauh ketinggalan dibanding dengan negara-negara berkembang lainnya seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura. Dalam sistim e-Gov dibutuhkan koneksi internet yang cepat, karena kalau koneksi internet lambat disaat masyarakat ingin mengakses web pemerintah pasti terjadi masalah.

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Jadi ingat debat Presiden yang ke-3 dimana Bapak Jokowi menyinggung pembelian DRONE (http://goo.gl/6rHDEe), atau BRI-SAT (http://goo.gl/JrGG1H) yang tentu saja manfaatnya adalah untuk kemajuan pembangunan Indonesia, untuk kemudahan urusan online (online banking, online marketing, online-Gov, memudahkan informasi).

Aku berharap untuk ke depan mengurus KTP itu gak ribet harus ke RT, RW, pedukuhan, kelurahan, kecamatan (langsung bisa diurus di kecamatan). E-Gov akan membuat urusan bisa dijalankan secara cepat, efisien dan praktis, didikung dengan peningkatan mutu E-KTP nya. Dengan sistim internet yang bisa diakses dengan cepat dan menyeluruh, itu akan membuat rakyat yang dulunya gaptek menjadi melek/tahu lebih banyak tentang teknologi.

Selain itu dengan pengadaan e-Gov ini maka transparansi dan kontrol juga akuntabilitas pemerintah dapat diketahui langsung oleh masyarakat secara online internet sehingga dapat dikatakan sebagai pendukung upaya pemberantasan KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme). (http://goo.gl/a6jWbS)
Aku hanya butuh Indonesia diubah, dirombak sampai ke akar-akarnya (revolusi mental, pemberantasan dan pencegahan korupsi, kestabilan ekonomi, kurikulum/sistim pendidikan, pencegahan kemiskinan, pengelolaan BBM/bahan bakar minyak, kelaparan dan krisis pangan, sempitnya lapangan kerja, bencana alam, toleransi agama, pencitraan dan juga pelanggaran HAM).
Semoga hal tersebut bisa terlaksana apabila Jokowi menjadi Presiden yang didukung oleh bapak Jusuf Kalla sebagai wakilnya, dan juga tim Jokowi atau mentri-mentrinya yang berpotensi sesuai dengan bidangnya.

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Bapak Jokowi adalah seorang pengusaha yg mengawali usahanya dari bawah. Beliau tahu betul tentang seluk beluk dunia usaha, dunia ekonomi. Salah satu persoalan besar pada bangsa ini adalah besarnya tingkat kebocoran pada pengelolaan anggaran, akibatnya, sebesar apapun anggaran yang dibuat tidak akan pernah mencapai sasarannya, makin besar anggaran makin besar bocornya.

Aku berharap hal kebocoran-kebocoran anggaran tidak akan terjadi lagi kalau Jokowi menjadi Presiden. Satu lagi, kalau Jokowi presiden kita, aku berharap agar jalan Pantura dibikin jalan tol, karena jalan Pantura merupakan jalan antar propinsi, jalur lalu lintas penting tapi selama ini masih menjadi keluhan rakyat (biar aku membayangkan bahwa nantinya jalan Pantura seperti layaknya jalan tol yang mulus antara Singapore-Malaysia-Thailand).

Sebenarnya aku sebelumnya pernah memikirkan seperti apa yang aku tuliskan di atas, tapi semua itu hanya angan-angan, khayalan karena hati sudah terlanjur apatis terhadap pemimpin di era orde baru. Saat ini sudah ada calon Presiden yang berpotensi, yang sanggup merubah Indonesia dengan dukungan rakyatnya yang ikhlas, jadi semua yang ada di entri ini adalah harapanku ’’Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode’’ Dan terima kasih karena aku sudah diberi kesempatan untuk menulisnya.

Kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia Untuk Dua Periode

Aku hanya ingin merasa aman, merasa betah hidup di negara sendiri, aku hanya ingin Indonesia dengan kekayaan alamnya benar-benar dimanfaatkan untuk membangun Indonesia sehingga Indonesia menjadi negara yang maju, lalu lintas tidak awut-awutan (setidaknya standard dengan negara berkembang lainnya). Biarlah aku mengkhayal dulu, bermimpi dulu, bukan tidak mungkin! I hope the next President Republik Indonesia is Jokowi.

Kita semua rakyat Indonesia mempunyai 2 pilihan calon Presiden untuk ke depan yang akan menentukan masa depan Indonesia. Walau berbeda pilihan tapi aku harap jangan menjadikan kita kehilangan jarak untuk berteman, bersaudara, bersahabat, jangan kehilangan etika, jangan kehilangan sopan santun.

Mari kita mengedepankan sopan santun dan etika, yang sudah menjadi cirikhas bangsa kita sebagai orang timur. Yang mambuat aku khawatir, was-was adalah kalau Indonesia dipimpin oleh orang yang kurang tepat. Kadang sempat terpikir olehku, kemana hilangnya teman-teman yang dulu akrab sebelum kampanye?

Berharap Ir. H Joko Widodo sebagai pemimpin terbaik yg dimiliki INDONESIA terpilih lagi.

Salam Dua Periode.
#SalamWaras
#NKRIHARGAMATI

Subscribe to receive free email updates: