BREAKING NEWS :
Loading...

Jangan Lakukan Ini Saat Pacaran

Jangan Lakukan Ini Saat Pacaran


Jangan Lakukan Ini Saat Pacaran

Anda adalah orang yang bisa bertahan dengan hubungan cinta asmara dalam jangka yang panjang? bersyukurlah kalau begitu. Tapi banyak juga orang yang berpacaran baru beberapa hari, beberapa bulan akhirnya putus, dan salah satu alasannya karena keduanya tidak cocok, tidak sehati.

Untuk menemukan orang yang sehati memang tidak mudah karena pada dasarnya setiap manusia punya karakter atau sifat tersendiri yang berbeda. Karena perbedaan tersebut, maka kita harus saling mengingatkan, melengkapi, memberi kritik yang membangun.

Sekarang ini jaman sudah semakin maju, jaman sudah modern karena internet sudah bisa diakses secara merata sampai ke pedesaan, sehingga itu juga akan mempermudah komunikasi untuk orang yang sedang berpacaran. Beda dengan jaman dulu yang kalau pacaran masih menggunakan surat cinta.

Hubungan asmara bisa terputus karena alasan seperti ini:

  • Selalu ingin dimanja
  • Bersifat kekanak-kanakan (seperti bayi yang masih butuh asuhan)
  • Terlalu over dalam berkomunikasi
  • Kurang percaya terhadap pacar
  • Selalu menanyakan setiap hal yang Anda lakukan
  • Tidak bisa menjaga privacy pribadi
  • Selalu memperlihatkan, mengatakan tentang kelemahannya
  • Tidak bisa memberi rasa nyaman
  • Terlalu over membuktikan rasa cinta
  • Selalu ingin menang sendiri
  • Tidak bisa menahan emosi kemarahan, emosi cinta
  • Susah diingatkan
  • Selalu menunjukkan sifat menyebalkan

Kesimpulan:

Kadang orang terlalu mencintai pacarnya hingga melupakan sifat yang sebenarnya tidak wajar untuk dilakukan terhadap pasangannya. Semua yang over atau berlebihan itu efeknya tidak baik termasuk dalam berpacaran.

Syukur kalau hal-hal yang bisa mengancam hubungan cinta masih bisa deselamatkan dengan NASEHAT, tapi kalau tidak? hubungan bisa kandas di tengah jalan. Yang sedang-sedang saja, yang wajar dan biasa itu biasanya akan diterima oleh kebanyakan orang.

Untuk menciptakan kecocokan dibutuhkan waktu yang lama, tidak bisa instan atau jangka pendek. Hendaknya keduanya juga harus sanggup menerima kritikan apabila berbuat khilaf, kritikan itu rasanya memang tidak enak, tapi kalau kritikan tersebut membangun, bersifat mengingatkan kekhilafan Anda, harusnya memang diterima.

Subscribe to receive free email updates: