BREAKING NEWS :
Loading...

Manusia Yang Hebat Itu Seperti Apa?

Manusia Yang Hebat Itu Seperti Apa?

Manusia Yang Hebat Itu Seperti Apa?

Kategori manusia hebat, orang hebat itu seperti apa? Apakah yang berpangkat, berstatus tinggi, kaya? Tingkatan kehidupan manusia di masyarakat berbeda-beda, tidak ada orang besar kalau tidak ada orang kecil. Tidak ada orang kaya kalau tidak ada orang miskin, tidak ada orang yang perpangkat tinggi kalau tidak ada orang berpangkat rendah, dan seterusnya.

Tingkatan kehidupan manusia berbeda-beda ukuran, orang sukses juga karena mereka selalu tidak putus asa berusaha. Mereka juga memulai dari hal yang kecil, menghadapi cobaan dan tantangan yang tidak mudah.

Ada orang yang dulunya hidup susah, tapi tiba-tiba sukses hingga lupa daratan. Apa-apapun ada! Ada orang yang biasa hidup di ngarai/kota hingga gengsinya tinggi, terus tidak biasa dengan suasana pedesaan. 

Kehidupan manusia, watak manusia juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan, lingkungan desa, lingkungan kota, jadi kita harus mencari pengalaman sebanyak-banyaknya agar tidak kolot, dan gampang menyesuaikan diri dimanapun berada tanpa membeda-bedakan.

Kembali pada topik, kategori manusia yang hebat itu seperti apa? bagiku manusia hebat adalah dia, mereka yang bisa memberi inspirasi positif kepada orang lain. Yaitu manusia yang berguna untuk orang lain tanpa membedakan status, kedudukan, bisa memberi rasa aman, nyaman.

Aku melihat orang yang mata pencahariannya sebagai petani, tiap hari pergi ke sawah, kebun, mencangkul, potong rumput karena punya binatang peliharaan seperti sapi, kambing. Bagiku orang seperti itulah yang membuatku salut, dan terharu. Mereka hidup sederhana di desa, dengan suasana alami yang tidak banyak tercemar.

Mungkin ada juga yang memberi kategori hebat untuk orang yang kerjanya di luar negeri, teman-temannya orang luar negeri, kerjanya pulang pergi ke luar negeri....hingga dia merasa wah, hebat, merendahkan orang lain. Orang seperti itu pasti tidak pernah merasakan susahnya kehidupan di desa.

Orang kampung, orang desa mencari uang RP. 10.000 saja susah, tapi harus terus meneruskan hidup, menghidupi, menafkahi keluarga. Tapi mereka saling hidup rukun, tolong-menolong, tetangga sekampung seperti keluagra sendiri, bisa merasakan saat susah dan senang. Sesukses apapun dirimu jangan pernah lupa asalmu. 

Di atas langit masih ada langit. Tetap hidup pada kategori yang wajar, lumrah. Jangan merendahkan orang lain karena Anda mentang-mentang berada di atas. Dimanapun Anda berada, mereka berada tetaplah sama berada di bumi milik Tuhan.

Subscribe to receive free email updates: